Kebiasaan pake komputer

Ketika Budi sedang berdiri di pojok elevator,
seorang wanita masuk dan menekan tombol '2' dan kemudian tombol '4'.
Elevator itupun naik, lalu berhenti di lantai dua dan kemudian di lantai 4,
tapi wanita itu tidak ke luar.
"Lantai anda sudah terlewat," kata Anto.
"Saya hendak ke lantai dua puluh empat."
Tapi yang anda pencet adalah dua dan empat."
"Astaga!" Ia berteriak. "Inilah akibatnya kalau terlalu lama bekerja dengan komputer."
Posted on by Unknown

Istri Programmer

Sebelum memutuskan untuk menikah dengan IT Guys pikir dulu masak-masak dan
jangan menyesal kemudian. Makanya perhatikan baik-baik percakapan antara
seorang istri dengan suaminya, seorang Software Engineer.
Suami: (Pulang telat dari kantor) "Selamat malam sayang, sekarang saya logged in."
Istri: "Apakah kamu bawa oleh-oleh yang aku minta?"
Suami: "Bad command or filename."
Istri: "Tapi aku bilangnya dari tadi pagi!"
Suami: "Errorneous syntax. Abort?"
Istri: "Trus, bagaimana tentang beli televisi baru?"
Suami: "Variable not found..."
Istri: "OK deh, kalo gitu aku minta kartu kreditmu. Aku mau belanja sendiri aja."
Suami: "Sharing Violation. Access denied..."
Istri: "Apakah kamu lebih mencintai komputer daripada aku? Atau kamu hanya main-main saja?"
Suami: "Too many parameters..."
Istri: "Itu kesalahan terbesar kalo saya menikahi orang 'idiot' sepertimu."
Suami: "Data type mismatch."
Istri: "Kamu tidak berguna."
Suami: "It's by Default."
Istri: "Bagaimana dengan gajimu?"
Suami: "File in use ... Try later."
Istri: "Kalo gitu apa posisiku di keluarga ini?"
Suami: "Unknown Virus."
Posted on by Unknown

Mencari Istri Berdasarkan Karakter Komputer

Joni, seorang pakar komputer, berkeyakinan wanita yang ideal untuk dijadikan istri harus memenuhi kriteria: COMPATIBLE,UPGRADABLE, MULTI-TASKING, USER-FRIENDLY dan punya INTERFACE yang menarik sekaligus ergonomic.

Joni kurang mendukung pernikahan antar agama, menurutnya AGAMA pada dasarnya merupakan OPERATING SYSTEM dimana ajaran yang ditetapkan didalamnya merupakan NATIVE APPLICATION yang lebih pas untuk suatu jenis OS tertentu.

Masa lajang Joni berakhir setelah ia bertemu dengan Wina, gadis yang ia anggap memenuhi kriteria yang ditetapkan. Namun sayang, perkawinan mereka tidak berumur panjang setelah Joni mengetahui Wina mempunyai tabiat khusus yang tidak bisa dihilangkan: MULTI-USER
Posted on by Unknown

Mencari Istri Berdasarkan Karakter Komputer

Joni, seorang pakar komputer, berkeyakinan wanita yang ideal untuk dijadikan istri harus memenuhi kriteria: COMPATIBLE,UPGRADABLE, MULTI-TASKING, USER-FRIENDLY dan punya INTERFACE yang menarik sekaligus ergonomic.

Joni kurang mendukung pernikahan antar agama, menurutnya AGAMA pada dasarnya merupakan OPERATING SYSTEM dimana ajaran yang ditetapkan didalamnya merupakan NATIVE APPLICATION yang lebih pas untuk suatu jenis OS tertentu.

Masa lajang Joni berakhir setelah ia bertemu dengan Wina, gadis yang ia anggap memenuhi kriteria yang ditetapkan. Namun sayang, perkawinan mereka tidak berumur panjang setelah Joni mengetahui Wina mempunyai tabiat khusus yang tidak bisa dihilangkan: MULTI-USER
Posted on by Unknown

Istilah Komputer Orang Malaysia

Beginilah akibatnya orang Malaysia menterjemahkan istilah-istilah Komputer.

Istilah:
Hardware: barang keras
Software: barang lembut
Joystick: batang bahagia
Plug and Play: cucuk dan main
Port: lubang
Server: pelayan
Client= pelanggan

Contoh:
"That server gives a plug and play service to the clients using either hardware or software joystick. The joystick goes into the port of the client."

Translated:
"Pelayan itu memberi pelanggannya layanan cucuk dan main dengan mempergunakan batang bahagia jenis keras atau lembut. Batang bahagia
itu dimasukkan ke dalam lubang pelanggan."
Posted on by Unknown

Kalau Bumi Penuh Mau Pindah Ke Planet Mana

Dalam diskusi di N.A.S.A Amerika Serikat,ada 3 negara diundang untuk mengambil dan mencari solusi agar manusia bisa tinggal di planet lain selain bumi yang makin padat ini. Mereka itu berasal dari negara Amerika Serikat, Inggris dan Indonesia.

Saat itu didepan para juri yang menilai usul masing-masing. Dan begini usul mereka bertiga saat diskusi:

Amerika: "Kami mengusulkan pindah ke Bulan atau Mars saja."
Juri : "Tapi kami belum melihat kehidupan disana saat ini."

Inggris : "Kami usul pindah ke planet Venus,pasti lebih oke."
Juri : "Kami perlu waktu dan penyelidikan lagi untuk itu."

Indonesia: "Kami cuma usul jika kita dipindahnya ke PLANET SENEN saja,dan disana ada pentas musik dangdut live, stasiun Kereta Api, Supermarket Matahari, Hok Ben, Mc Donald, Pizza Hut dan banyak lain lainnya. Dijamin tidak akan sengsara selama lamanya kita apabila semua tinggal disana."
Juri : "Good...3x, usul anda sangat baik dan bagus."

Indonesia: "Hidup Indonesia....3x!!!"
Posted on by Unknown

Mengintip Password Komputer Boss

Seorang office boy (OB) suatu hari sedang membersihkan lantai di belakang kursi Direktur. Saat itu sang direktur sedang duduk di kursinya mengerjakan sesuatu yang kelihatan sangat penting di depan komputernya. Saking sibuknya sang direktur berkonsentrasi ke komputer, ia tidak menyadari si office boy mengintip dari pundaknya apa yang sedang ia kerjakan.

Beberapa menit kemudian, di ruang office boy, ia mengatakan kepada rekannya yang lain, bahwa ia tadi sempat mengintip sang boss mengetikkan password-nya! Ia melihat huruf demi huruf! Ia pun tegang karena mungkin merupakan satu-satunya yang tahu password orang nomor satu di perusahaan itu!

Kabar angin pun beredar beberapa hari kemudian, dan seorang staf IT yang ingin masuk lewat jaringan ke komputer sang boss untuk mengetahui rahasia perusahaan terutama rahasia boss, mendekati si office boy.

"Saya akan bayar berapa untuk password itu?" tanya si staf IT.

Sang office boy dengan gugup menjawab, "Dua ratus ribu!"

"Kemahalan! Seratus," staf IT berargumen sambil langsung menyodorkan uang seratus ribu.

Oke si office boy pun setuju.

Setelah memberikan uangnya, si staf IT menyiapkan pensil untuk mencatat di secarik kertas. "Oke, apa passwordnya?"

"Bintang, bintang, bintang, bintang, bintang, bintang!" jawab sang office boy sambil berbisik. "Passwordnya ternyata hanya enam bintang!"
Posted on by Unknown

Sifat Cowok Dilihat Dari Caranya Mengirimkan Email

COWOK PEMALU,

Menekan tombol send sambil menggunakan palu.

COWOK PEMALAS,

Mengirim email buat 10 orang, tapi diberikan ke salah satu temennya biar di forwardkan

COWOK SUPER PEMALAS SEKALI,

Setelah mengetik email langsung pulang karena males mencet tombol send

COWOK IRIT,

Kirim email hanya ketika ada ... (kalimatnya dipotong, biar irit)

COWOK PENGERTIAN,

Selalu mengerti isi email yang dikirimkan padanya, bahkan sebelum dibuka. dan akan mengerti bahwa si penerima telah mengerti bahwa dia ingin membalas setelah menerima email tersebut namun khawatir jika ada salah pengertian. jadi dia mengerti jika kawannya sudah pasti mengerti kenapa email tadi tidak dibalas.

COWOK PLAYBOY,

Punya banyak account email dan tidak pernah dibuka bersamaan (biar tidak cemburu).

COWOK PRO POLIGAMI,

Punya banyak account email, dan dibuka bergantian secara adil, bahkan seringkali mengirimkan email yang sama dari seluruh accountnya, biar adil.

COWOK HOBY SELINGKUH,

sudah punya account email tapi sering nyoba hacking account orang lain

COWOK PELUPA,

Buka satu account email, terus passwordnya di lupakan, buka account lagi passwordnya dilupakan lagi. begitu seterusnya.

COWOK (Obsesi) BEKEN,

Tombol send diberi efek suara tepuk tangan saat ditekan.

COWOK AKTIFIS,

Senang sekali menekan tombol send, bahkan rela keliling warnet untuk membantu menekankan tombol send pengunjung lainnya.

COWOK TIDAK SOPAN,

Setelah surat diketik, mengupil dan meleletkan upilnya di tombol klik kiri mousenya, trus minta tolong ke cowok aktifis untuk menekan tombol sendnya
Posted on by Unknown

Komputer Kedokteran yang Canggih

Suatu hari Joko mengeluh sakit kepada Budi. Joko mengatakan kalau sikutnya sakit. Budi menyarankan untuk pergi ke komputer dokter yang ada di toko obat. Komputer dokter tersebut bisa mendiagnosa penyakit lebih cepat dari dokter dan lebih murah dari dokter biasa.

"Cukup masukkan sampel urine dan komputer akan mendiagnosa masalahmu lalu mengatakan padamu apa yang harus kamu lakukan. Biayanya cuman Rp. 10.000,- kok."

Joko berpikir tak ada salahnya dicoba, jadi dia mengisi botol kecil dengan sampel urine-nya dan pergi ke toko obat. Melihat ada komputer yang dimaksud, Joko menuangkan urine-nya dan memasukkan Rp. 10.000,-.

Komputer langsung mengeluarkan suara-suara aneh dan berkedap-kedip disana-sini. Setelah muncul bunyi BEEP, keluarlah kertas kecil hasil print yang menganalisa penyakit Joko, tertulis : "Penyakit di sikutmu karena kebanyakan main tennis. Bilaslah sikutmu dengan air hangat. Jangan mengangkat beban yang terlalu berat. Semoga membaik dalam dua minggu."

Malamnya, Joko yang masih terkesima dengan kecanggihan teknologi komputer dokter saat ini berpikir bahwa dunia kedokteran benar-benar mengubah zaman. Joko lalu berpikir apakah komputer itu bisa ditipu. Lalu Joko membuat campuran dari air keran di rumahnya ditambah urine dari anjingnya, istrinya dan anak perempuannya. Lalu di atasnya, Joko menambah sperma dengan masturbasi. Lalu Joko kembali ke toko obat, mencari komputer dokter, menuangkan campuran itu dan memasukkan Rp. 10.000,-. Komputer mengeluarkan suara-suara aneh dan berkedap-kedip, lalu mengeluarkan print-out:

"Air keran di rumahmu terlalu dingin. Cobalah beli pemanas air. Anjingmu cacingan. Beri dia vitamin. Anakmu pakai kokain. Masukkan dia ke klinik rehabilitasi. Istrimu hamil lagi, bayi kembar perempuan. Bukan dari hubungan denganmu. Cari pengacara. Dan kalau kamu tidak berhenti masturbasi, sikutmu tidak akan sembuh."
Posted on by Unknown

Kepribadian Manusia dari Status Facebook

1. Manusia Super Update
Kapanpun dan di manapun selalu update status. Statusnya tidak terlalu panjang tapi terlihat bikin risih, karena hal-hal yang tidak terlalu penting juga dipublikasikan.
Contoh : "Lagi makan di restoran A..", "Dalam perjalanan menujuneraka..", "Saatnya baca koran..", dan sebagainya.

2. Manusia Melankolis
Biasanya selalu curhat di status. Entah karena ingin banyak diberi komentar dari teman-temannya atau hanya sekedar menuangkan unek-uneknya ke facebook. Biasanya orang tipe ini menceritakan kisahnya dan terkadang menanyakan solusi yang terbaik kepada yang lain.
Contoh : "Kamu sakitin aku..lebih baik aku cari yang lain..", "Cuma kamu yang terbaik buat aku..terima kasih kamu sudah sayang ama aku selama ini..".

3. Manusia Tukang Ngeluh
Pagi, siang, malem, semuanya selalu ada aja yang dikeluhkan.
Contoh : " Jakarta maceeet..!! Panas pula..", "Aaaargh ujan, padahal baru nyuci mobil..sialan. .!!", "Males ngapa2in.. cape hati gara2 si do' i..", dsb.

4. Manusia Sombong
Mungkin beberapa dari mereka ga berniat menyombongkan diri, tapi terkadang orang yang melihatnya, yang notabene tidak bisa seberuntung dia, merasa kalo statusnya itu kelewat sombong, dan malah bikin sebel.
Contoh : "Otw ke Paris ..!!", "BMW ku sayang, saatnya kamu mandi..aku mandiin ya sayang..", "Duh, murah-murah banget belanja di Singapur, bow,"

5. Manusia Puitis
Dari judulnya udah jelas. Status nya selalu diisi dengan kata-kata mutiara, tapi ga jelas apa maksudnya. Bikin kita terharu? Bikin kita sadar atas pesan tersembunyinya? atau cuma sekedar memancing komentar? Sampai saat ini, tipe orang seperti ini masih dipertanyakan.
Contoh : "Kita masing-masing adalah malaikat bersayap satu. Dan hanya bisa terbang bila saling berpelukan", "Mencintai dan dicintai adalah seperti merasakan sinar matahari dari kedua sisi", "Jika kau hidup sampai seratus tahun, aku ingin hidup seratus tahun kurang sehari, agar aku tidak pernah hidup tanpamu".

6. Manusia in English
Tipe manusianya bisa seperti apa saja, apakah melankolis, puitis, sombong dan sebagainya. Tapi dia berusaha lebih keren dengan mengatakannya dalam bahasa Inggwis gicyu Low..
Contoh : "Tie and Chair..", "I can tooth, you Pink sun.." dsb..

7. Manusia Lebay
Updatenya selalu bertema 'gaul' dengan menggunakan bahasa dewa.. ejaan yang dilebaykan..
Contoh.." met moulnin all.. pagiiieh yg cewrah... xixiixi" <<>

8. Manusia Terobsesi
Mengharap tapi ga kesampaian.. pengen jd artis ga dapat-dapat.
Contoh : "duwh... sesi pemotretan lagi! cape..."

9. Manusia Sok Tau
Sotoy tenarnya. Padahal dia sendiri tidak tahu apa yang ditulisnya.
Contoh : "Pemerintah selalu memanjakan rakyatnya.. bla..bla...bla,"

10. Bioskop Mania
Update film yang abis ditonton dan kasih comment..
Contoh : "ICE AGE 3..Recomended! !", "Transformers 2 mantab euy.."

11. Manusia pedagang
Contoh: "jual sepatu bla bla bla"

12. Manusia penyuluh masyarakat
Contoh: "jangan lupa dateng ke TPS, 5 menit utk 5 tahun bla..bla"

13. Manusia Alay
Ada berbagai macam versi, dari tulisannya yang aneh, atau tulisannya biasa aja, hanya saja kosakata nya ga lazim seperti bahasa alien.
Contoh:Alay 1 : "DucH Gw4 5aYan9 b6t s4ma Lo..7aNgaN tin69aL!n akYu ya B3!bh..!!"
Alay 2 : "km mugh kog gag pernach ngabwarin aq lagee seech? kmuw maseeh saiangs sama aq gag seech sebenernywa? "
Alay 3 : "Ouh mY 9oD..!! kYknY4w c gW k3ReNz 48ee5h d3ch..!!"(Khusus buat tipe ini, ga usah di baca juga gpp..saya pribadi juga mikirdulu buat nulis ini, walaupun jadinya kurang mirip sama yg aslinya..)

14. Tipe Hidden Message
Tipe ini biasanya tidak to the point, tapi tentunya punya niat biar orang yg dituju membaca nya. (bagus kalo baca..kalo ngga? kelamaan nunggu) padahal kan bisa langsung aja sms ya..
Contoh : "For you my M***, I can' t live without you..you are my bla bla bla..","Heh, cewe bajingan..ngapain lo deket2in co gw?! kyk ga laku aja lo.." (padahal ce tersebut tidak ada dalam jaringannya. . mana bisa baca...:p)

15. Tipe Misterius
Tipe yang biasanya bikin banyak orang bertanya tanya atas apa maksud dari status orang tersebut..Biasanya dalam suatu kalimat membutuhkanSubjek + Predikat + Objek + Keterangan. Tapi orang tipe ini mungkinhanya mengambil beberapa atau malah hanya 1 saja..Dan pastinyamengundang kontroversi.
Contoh : "Sudahlah.." , "Telah berakhir.." (apanya??),"Termenung.. ." (so what gitu, loh)
Posted on by Unknown

Maling Hayam Jeung Panganten

Awal carita mangsa peuting keur sepi jempling, aya maling keur ulak ilik ka katuhu jeung kenca, ngaler ngidul jeung ngulon, tuluy keteyep ngadekeutan ka hiji imah panggung, maklum dikampung mah masih keneh loba imah panggung, jeung biasana kolong imah teh sok dijieun kadang hayam, kandang entog, kandang kelenci, pokona mah kolong imah teh sok dijieun kandang ingonan anu manfaat keur kulawargana, multi level meureun nya ayeuna mah istilahna teh.

Tah simaling teh caritana rek maling hayam, rerencepan muka panto kandang bari jeung dugdag-degdeg da sieun kadengeeun kunu boga imah, barang keur muka panto kandang ngadenge aya sora awewe "kang....tos dibuka......", simaling ngagerendeng na hatena "duh! nyahoeun aing muka panto", simaling jempe sakeudeung, teu kungsi lila tuluy moncor sirahna ka kandang, ti imah kadenge deui sora awewe "duh kang tos lebet nya !!!" sorana rada tarik, simaling ngorejat bari kukulutus dina hatena "haram jadah! nyahoeun aing rek maling hayam !", padahal nu dijero imah mah teu nyahoeun nanaon da puguh keur sosonoan, maklum masih pangantenan.

Isukna simaling jualan bonteng di pasar, kabeneran sipanganten oge indit kapasar, pas liwat ka tukang bonteng awewena nyarita ka salakina bari ngadilak ka tukang bonteng, pokna teh "kang siga nu wengi nya!". maksudna kana bonteng, tapi Tukang bonteng ngageubeug hatena, rey...... beungeutna ngadadak beureum, tuluy hudang tina diukna, beretek lumpat tipoporose sieun ditewak, hatena baceo "duh bener-bener nyahoeun ka aing". padahal si awewe mah ngomong kitu teh kanu boga salakina.
Posted on by Unknown

BANGKONG KODOK

Mang Juned poe eta kadatangan tamu dulurna pak Kosim ti Jakarta, kabeneran manehna jeung pak Kosim boga budak saumuran kira-kira 5 taunan.

basa mang Juned keur ngobrol jeung pak Kosim di teras imah, anakna keur uplek maen koleci jeung anak pak Kosim. Keur anteng maen koleci, ujug-ujug gejlo weh aya bangkong luncat ka deukeut barudak nu keur maen koleci, atuh barudak teh rareuwaseun.

Anak mang Juned: "Ih, awas aya bangkong, aya bangkong"

Anak pak Kosim : "Idih, ada kodok, ada kodok"

Anak mang Juned: "Yeeh, tong di kodok, geuleuh"

Atuh mang Juned jeung pak Kosim nu ngadengekeun sing cakakak
Posted on by Unknown

HUMOR ORANG SUNDA SAMA ORANG JAWA

Orang Jawa dengan menggunakan bahasa sunda tetapi logatnya memakai bahasa Jawa bercerita kepada Orang Sunda tentang mimpinya di malam Jum'at.

Orang Jawa : "Mas abdi wengi ngimpen

Orang Sunda : "ngimpen naon mas?"

Orang Jawa : "Ngimpen bobo jeung nu geulis."

Orang Sunda : "Kumaha dina jero impenannana?"

Orang Jawa : "Pokona endah pisan ngan pas abdi gugah nu geulis teh hento aya, pan abdi teh kesel ah abdi teh bobo deui we."

Orang Jawa : "Eh ngimpen deui."

Orang Sunda : "Bari kerung, ngimpen naon deui mas?"

Orang Jawa : "Ngimpen gaduh acis seueur pisan. Pas abdi gugah dicabakan dina pesak calana, acisna hento aya ah abdi teh kesel bobo deui we."

Orang Jawa : "Eh abdi ngimpen deui"

Orang Sunda : "Ngimpen naon deui mas?"

Orang Jawa : "Ngimpen ee"

Orang Sunda : "Kumaha tah?"

Orang Jawa : "Pas abdi gugah, dicabak teh aya ee teh. Hahahahahahaha...."
Posted on by Unknown

GARA-GARA NASEHAT DOKTER

Akhir-akhir iini Dupri stress karena mengalami problem seks yang mengkhawatirkan. Ejakulasi dini tepatnya. Putus asa, dia mengunjungi dokter. Setelah menceritakan masalahnya sang dokter berkata, “Ada cara yang cukup efektif untuk menahan supaya Bapak tidak cepat keluar”

“Apa itu Dok?”, tanya Dupri bersemangat.

“Dengan kaget”, jawab si dokter. Ketika Dupri bilang kurang faham, si dokter menyarankan agar ketika sedang bercinta dan rasanya sudah mau keluar, Dupri harus bisa membuat dirinya kaget. Dupri bilang kalau dia gampang kaget oleh suara keras.

“Nah, kalau begitu Bapak belilah sesuatu yg bersuara keras, lalu ketika Bapak sudah terasa mau keluar, bunyikanlah benda itu. Nanti Bapak tidak jadikeluar dan bisa melanjutkan bercinta”.

Besok harinya sang Dokter kedatangan Dupri yang terlihat lesu dan jalannyapun tertarih-tatih.

“Ada apa Pak?” tanyanya prihatin.

“Ini semua gara-gara nasehat Dokter. Kemarin saya langsung beli pistol kayak yg dipakai untuk aba-aba di lomba lari. Langsung saya ke rumah dan bercinta dengan istri saya. Waktu terasa mau keluar, saya tembakkan pistol itu”

“Berhasil kan cara itu?” tanya si dokter

“Berhasil apanya! Saat itu kami lagi posisi 69. Istri saya kaget sekali, ‘burung’ saya tergigit hampir putus. Dan lebih parahnya lagi, si Joko supir saya keluar dari bawah tempat tidur dalam keadaan telanjang bulat!”
Posted on by Unknown

MENGAPA KALIAN SELALU KEMBALI

Sepasang anak muda mengunjungi seorang Seksolog.
Anak muda : Dokter, kami adalah suami istri yang baru menikah. Kami ingin tahu apakah cara kami berhubungan seks sudah benar atau belum. Maukah dokter melihatnya?
Seksolog tersebut agak kaget sebentar, namun kemudian setuju. Kedua anak muda tersebut lalu naik ke ranjang praktek dan melakukan hubungan
seks. Setelah mereka selesai, Seksolog tersebut berkata.
Seksolog : Ya, cara kalian sudah benar. Biayanya Rp. 25.000,-
Setelah membayar, keduanya lalu pulang. Namun keesokan harinya mereka muncul lagi kepada Seksolog tersebut. Kali ini keduanya melakukan hubungan seks dalam posisi yang berbeda. Demikian seterusnya selama 4 hari berturut-turut mereka kembali dan selalu melakukan seks dengan gaya dan posisi yang berbeda.
Pada hari kelima, Seksolog tersebut tidak tahan lagi.
Seksolog : Saya melihat bahwa cara kalian sudah benar dan kalian sudah ahli dalam hubungan seks. Mengapa kalian selalu kembali lagi?
Anak Muda : Kamar hotel terlalu mahal. Sedangkan disini cuma Rp 25.000,-. Di samping itu biaya ke dokter akan diganti oleh kantor saya.
Posted on by Unknown

SURAT CINTA SEORANG HACKER

Surat Cinta Hacker

Seandainya hatimu adalah sebuah system, maka aku akan scan kamu untuk mengetahui port mana yang terbuka Sehingga tidak ada keraguan saat aku c:\> nc -l -o -v -e ke hatimu,tapi aku hanya berani ping di belakang anonymouse proxy, inikah rasanya jatuh cinta sehingga membuatku seperti pecundang atau aku memang pecundang sejati whatever!

Seandainya hatimu adalah sebuah system,
ingin rasanya aku manfaatkan vulnerabilitiesmu, pake PHP injection Terus aku ls -la; find / -perm 777 -type d,sehingga aku tau kalo di hatimu ada folder yang bisa ditulisi atau adakah free space buat aku?. apa aku harus pasang backdor "Remote Connect-Back Shell"jadi aku tinggal nunggu koneksi dari kamu saja, biar aku tidak merana seperti ini.

Seandainya hatimu adalah sebuah system,
saat semua request-ku diterima aku akan nogkrong terus di bugtraq untuk mengetahui bug terbarumu maka aku akan patch n pacth terus,aku akan jaga service-mu jangan sampai crash n aku akan menjadi firewallmu aku akan pasang portsentry, dan menyeting error pagemu " The page cannot be found Coz Has Been Owned by Someone get out!" aku janji gak bakalan ada macelinious program atau service yang hidden, karena aku sangat sayang dan mencintaimu.

Seandainya hatimu adalah sebuah system,
jangan ada kata "You dont have permission to access it" untuk aku, kalau ga mau di ping flood Atau DDos Attack jangan ah….! kamu harus menjadi sang bidadari penyelamatku.

Seandainya hatimu adalah sebuah system, …?
Tapi sayang hatimu bukanlah sebuah system,
kamu adalah sang bidadari impianku, yang telah mengacaukan systemku!
Suatu saat nanti aku akan datang n mengatakan kalau di hatiku sudah terinfeksi virus yang Menghanyutkan, Ga ada anti virus yang dapat menangkalnya selain …kamu.

Mencari Identitas Sunda Lewat Iket

Mencari Identitas Sunda Lewat Iket


“Saya pernah disangka penjual batu ali dan orang Baduy karena memakai iket,” kata Agus Bebeng (30), pewarta foto lembaga kantor berita nasional Antara. Bebeng adalah salah seorang yang memilih identitas Sunda dalam penampilan sehari-hari.

Memakai iket juga seperti menebus dosa budaya dan tanda cinta saya pada budaya Sunda. Dulu saya lebih memilih menggunakan mode Barat. Untuk penutup kepala, contohnya, saya memilih menggunakan slayer corak modern,” kata Bebeng.

Bebeng mulai menggunakan iket dari kain tahun 1997. Saat itu, ia terinspirasi masyarakat salah satu kampung adat. Keinginan memakai iket semakin besar ketika salah seorang tetua adat memberikannya selembar iket.

Hal serupa dialami Fachrul Rozi (27), fotografer lepas, yang sempat dianggap aneh ketika ada seorang ibu meminta foto bareng. Ibu itu menyangka ia adalah masyarakat desa adat.

Ia mempelajari lima teknik pemasangan iket. Teknik iket barangbang semplak lazim digunakan kusir dan jawara; koncer digunakan abdi dalem dan juragan; lohen digunakan pasangan pengantin; parekos digunakan pedagang dan petani; dan kuda mencar digunakan anak-anak.

“Tidak sekadar aksesori, iket ternyata juga menjadi lambang status sosial,” kata Rozi. Gaya dan “nyunda”

Ria Ellysa Mifelsa (29), penggiat komunitas teater Laskar Panggung, Bandung, mengaku, pertama kali menggunakan iket sepuluh tahun lalu hanya sekadar bergaya. Namun, lama kelamaan, itu justru menjadi kebiasaan yang sulit dilepaskan, khususnya ketika menghadiri acara tradisi Sunda.

Ia juga mempelajari bentuk iket berbagai macam daerah, filosofi, dan perkembangannya. Iket, disebutnya, multifungsi antara lain sebagai pelindung kepala, pembawa barang, dan status sosial. “Sama sekali tidak salah bila sebagian pengguna tidak tahu filosofinya. Saya sendiri tidak terlalu paham. Setidaknya kami menjadi bagian orang yang mencintai budaya Sunda,” katanya.

Menurut seniman Herry Dim, tidak dapat dimungkiri, khususnya di kota, iket menjadi sebuah gaya hidup. Seseorang ingin terlihat nyunda sehingga ia berpakaian Sunda. Namun, pandangan ini tidak bisa disalahkan. Menurut dia, semakin banyak orang menggunakannya, itu akan sangat berguna untuk melestarikan budaya Sunda.

Menurut dosen antroplogi Universitas Padjadjaran, Ira Indrawardhana, bagi masyarakat Sunda, iket bisa menjadi identitas. Dalam iket terkandung pesan antara lain menghormati orang tua dan selalu menempatkan kepentingan orang lain di atas keinginan sendiri.

Namun, meski sudah menjadi mode, iket kerap dilupakan masyarakat Sunda. Penggunaannya kerap dikatakan kuno, ketinggalan zaman. Menurut Ira, itu merupakan pandangan keliru. Alasannya, masalah cocok atau tidak hanya berputar pada sering atau tidaknya suatu hal digunakan banyak orang. Ia mencontohkan peci yang dipopulerkan Soekarno atau kafiyeh yang dipopulerkan Yasser Arafat. Semakin banyak orang menggunakannya, masyarakat akan semakin mengenal dan menggunakannya.

Ira tidak mempermasalahkan iket digunakan sekadar mengikuti mode. Alasannya, selama iket digunakan dan dilihat banyak orang, itu tentunya menjadi promosi kuat bagi budaya Sunda.

“Saya pribadi memilih menggunakan iket cetak dengan gaya yang paling banyak digunakan, yaitu barangbang semplak. Penggunanya tidak perlu mengikat sendiri, tetapi disiapkan bentuk jadi sehingga tidak rumit,” katanya.

sumber : kompas

Tari & Ngibing Pencak Silat

Salah satu aspek yang tidak kalah penting dalam pencak silat adalah aspek seni pencak silat, yang lebih populer di Jawa Barat dengan sebutan ibing namun tidak sedikit orang menyebut aspek seni pencak silat ini dengan istilah tari pencak silat padahal dalam kenyataan yang sebenarnya bahwa istilah ibing pencak silat dengan istilah tari pencak silat mempunyai pengertian yang berbeda. Ibing Pencak Silat mempunyai pengertian yang lebih mendalam dibanding tari pencak silat, karena dalam ibing pencak silat selain ada unsur keindahan gerak di dalamnya, mempunyai tujuan akhir menjatuhkan lawan, sehingga dalam ibing pencak silat unsur beladirinya lebih menonjol. Sedangkan istilah tari lebih ditekankan pada unsur keindahannya saja tidak ada unsur beladirinya, seperti tari-tarian yang sering kita lihat. Oleh karena itu rasanya kurang tepat apabila pencak silat disebut sebagai tari pencak silat, sebab pada umumnya para ahli pencak silat di Jawa Barat menyebut seni pencak silat dengan sebutan ngibing pencak silat bukan tari pencak silat.

Pada mulanya pencak silat lahir karena kebutuhan masyarakat untuk mempertahankan diri, dapat dipahami kalau aspek yang menonjol adalah aspek beladiri. Namun pada kurun waktu tertentu, disebabkan situasi politik pada saat itu (zaman penjajahan Belanda) yang tidak begitu respek terhadap beladiri pencak silat, maka pengembangan pencak silat beralih dari aspek beladiri ke aspek seni. Hal ini merupakan salah satu taktik dari para pendekar pencak silat untuk tetap melestarikan pencak silat. Padahal jika diperhatikan lebih seksama, justru dalam seni pencak silat tersembunyi kaidah beladiri pencak silat.

Di Jawa Barat, di samping dikenal dengan aspek beladirinya, yang lebih dikenal dengan sebutan buah atau eusi, dikenal pula aspek pencak silat seni yang disebut kembang atau ibing pencak silat, sehingga apabila mendengar kata "pencak" yang terbayang oleh masyarakat Jawa Barat bukanlah suatu sistem pembelaan diri, melainkan suatu seni ngibing pencak silat yang diambil dari gerak serangan dan belaan.
Ada beberapa unsur yang perlu diperhatikan dalam ibing pencak silat,

antara lain:
Pertama, unsur kekayaan gerak (wiraga) yaitu kekayaan gerak atau jurus-jurus yang dimiliki oleh seorang pesilat selama belajar di perguruannya, sehingga penampilannya menjadi tidak monoton atau membosankan apabila tampil di atas pentas (terutama dalam pertandingan seni pencak silat), tetapi apabila dalam kaulan (spontanitas) pada acara hajatan unsur kekayaan geraknya tidak begitu diperhatikan pesilat yang penting pesilat mampu memperagakan gerakannya dengan baik dan benar sesuai dengan kaidah pencak silat karena tidak terikat oleh sistem penilaian dari juri seperti dalam pelaksanaan pertandingan pencak silat seni.

Kedua, unsur irama (wirahma) atau musik, unsur inilah yang membedakan aspek seni dengan aspek yang lain dalam pencak silat. Gendang Pencak adalah merupakan sejenis alat musik tradisional yang biasa dipakai mengiringi pesilat yang tampil di atas panggung atau pentas dan alat tradisional ini sering digunakan dalam pertandingan pencak silat seni dan acara khitanan atau acara kesenian daerah lainnya, daerah – daerah yang masih mempergunakan peralatan tradisional ini di antaranya, daerah Bogor, Sukabumi, Bandung, Cianjur, Garut, dan banyak lagi daerah lainnya di Jawa Barat. Seperangkat peralatan pengiring seni pencak silat atau lebih dikenal dengan nama kendang pencak silat adalah:

1. Gendang induk, (Kendang indung)
2. Gendang anak, (kendang anak)
3. Kulanter (kendang kecil)
4. Terompet (tarompet)
5. Goong (Gong)

Gendang pencak dimainkan oleh 4 (empat) orang penabuh (nayaga/wiyaga). Mereka mempunyai tugas masing-masing dalam pelaksanaannya sehingga gendang pencak silat mempunyai nilai seni kedaerahan yang khas dan selain itu mempunyai nilai keindahan, etika, dan estetika. Adanya keserasian dari irama gendang, terompet, dan gong yang mengeluarkan bunyi tersendiri membuat orang yang mendengarnya menjadi kagum apalagi apabila irama ini sambil dihayati, dinikmati, dan dirasakan akan memiliki nilai seni yang sangat tinggi.

Ada beberapa kelebihan dari penabuh kendang pencak silat yang sudah berpengalaman selain mampu mengiringi ngibing pencak silat yang sudah dirancang sebelumnya, ia mampu mengiringi gerakan-gerakan lain yang tidak dirancang sebelumnya atau gerakan beladiri lain diluar pencak silat yang ingin mencoba diiringi oleh tabuhan kendang pencak silat, biasanya penabuh mempergunakan irama padungdung karena irama ini dianggapnya lebih mudah bila dibandingkan dengan irama paleredan atau tepak dua.

Apabila pesilat yang sedang tampil di atas pentas tiba-tiba melakukan kesalahan maka iramanya tidak akan cocok dengan gerakan yang ditampilkan, dan yang melihat akan menilai bahwa penampilan pesilat tadi belum paham dengan irama gendang pencak yang mengiringinya. Oleh karena itu, seorang pesilat seni sebelum tampil di atas pentas perlu latihan lebih dahulu dengan tekun dan serius serta harus peka terhadap gerakan – gerakan yang akan ditampilkannya di atas pentas serta diwajibkan memperhatikan patokan-patokan irama ngibing pencak silat yang sudah ada, misalnya ibing paleredan, tepak dua, tepak tiga, padungdung, dan lain sebagainya.

Ketiga, unsur penjiwaan gerak (wirasa) yaitu salah satu unsur yang sangat penting dimiliki oleh seorang pesilat karena penjiwaan gerak ini sulit dipelajari dan dipahami pesilat di samping memerlukan waktu yang cukup lama. Penjiwaan gerak merupakan salah satu unsur yang mempunyai nilai seni beladiri tinggi dalam aspek pencak silat seni. Oleh karena itu, pesilat dituntut harus menguasai arti dan makna gerak pencak silat yang sebenarnya, serta mengerti maksud dan tujuan dari jurus-jurus dan teknik-teknik pencak silat yang dipelajarinya.

Di samping unsur-unsur tersebut di atas, ada faktor pendukung lainnya yang tidak bisa dipisahkan dari aspek seni pencak silat, antara lain pakaian pencak silat, pakaian pencak silat di Jawa Barat umumnya disebut pangsi, pangsi dipakai oleh seorang pesilat pada waktu pentas (tampil) dalam pertandingan, latihan, ujian kenaikan tingkat, dan pada upacara-upacara tertentu.

Tokoh-tokoh pencak silat biasanya memakai pangsi warna hitam dengan ikat kepala barangbang semplak atau peci, ikat pinggang kulit atau kain sarung, namun sekarang pakaian pencak silat sudah dikemas sedemikian rupa disesuaikan dengan kebutuhan, termasuk warna pakaian tidak selalu hitam-hitam, begitupun dalam sabuk (ikat pinggang) disesuaikan dengan tingkatan masing-masing, terutama dalam pertandingan pencak silat seni.

Menjual wisata orang kanekes


LEBAK – Banten tak pernah kehabisan cerita. Provinsi yang baru di bagian barat tanah Jawa ini punya segudang potensi pariwisata. Dari petualangan alam yang menantang, panorama yang mengundang decak kagum sampai keunikan budaya masyarakatnya. Tentu saja, semua itu bila digarap serius bisa jadi nilai tambah bagi perekonomian penduduk.

Provinsi Banten memiliki masyarakat tradisional yang masih memegang teguh adat-tradisi yaitu Suku Badui. Mereka di Desa Kanekes Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak. Perkampungan masyarakat Badui pada umumnya terletak pada daerah aliran sungai Ciujung di Pegunungan Kendeng, Banten Selatan. Letaknya sekitar 172 km sebelah barat ibukota Jakarta; sekitar 65 km sebelah selatan ibu kota Provinsi Banten.
Pinda Octariano, tour officer Saptawira Adhitama Tours & Travel cuma bisa geleng-geleng kepala ketika mengunjungi masyarakat Badui beberapa waktu lalu. Bukan apa-apa, ia begitu kagum dengan kehidupan tradisional ini.
Bagi pemuda berkacamata ini, yang terbiasa hidup di kota metropolis – Jakarta, kehidupan yang sederhana itu terasa begitu primitif. “Bayangin, di sana nggak ada listrik dan pompa air. Kalo malam jadinya gelap gulita. Kebetulan karena kita datang, mereka baru nyalakan lampu templok.”
Berbicara dalam gelap buat mereka sudah biasa. Tapi buat Pinda dan kawan-kawannya itu adalah sesuatu yang ganjil. Maklum, di rumah mereka terbiasa dengan penerangan yang terang-benderang.
Keheranan mereka tak sampai di situ. Waktu mau mandi, mereka terlihat begitu rikuh. Pasalnya, nggak biasa mandi kali. Shower yang ada bukan terbuat dari bahan logam, tetapi dari belahan batang bambu yang diselipkan pada aliran air. Soal mutu airnya, tak perlu ragu lagi. Cuma karena nggak biasa Pinda akhirnya batal mandi pagi.
Acara jalan-jalan santai ini sebetulnya merupakan ajakan dari Semeru Indah Wisata. Ini rekanan dari Saptawira Adhitama Tours & Travel. Mereka mengajak Pinda dan Vita Justicia untuk mencicipi paket pelesiran yang baru, Weekend to Badui Village. Nantinya, paket dua hari satu malam ini akan “menembak” pasar wisatawan lokal dan mancanegara.
Perkampungan Badui sebetulnya sudah terkenal dari sejak dulu. Tak jelas kapan pastinya, kehidupan masyarakat bersahaja ini mulai dijual sebagai wisata budaya dan petualangan. Kata Pinda, Badui kebanyakan dijelajahi oleh para penggemar petualangan. “Kalau perusahaan travel rasanya baru pertama kali yang kemarin itu deh.”
Vita Justicia ikut menimpali, “Kami mau coba jajaki paket (Badui) ini untuk dijual kepada mahasiswa dan anak-anak sekolah. Paling nggak ada tiga sampai empat orang saja sudah kita berangkatkan.” Dari situ, pelan-pelan mereka akan membidik pasar buat orang-orang yang suka petualangan.
Cerita soal Badui memang menarik diikuti. Konon, para ilmuwan, masyarakat Indonesia dan internasional yang menamakan kelompok penghuni di kawasan pegunungan Kendeng, Banten Selatan itu sebagai orang Badui. Kata Badui itu sendiri datang dari sebuah bukit “gunung Badui” dan mata air CiBadui di selatan Kampung Kerdu Ketug, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar.
Orang Badui sendiri menamakan kelompok mereka dengan sebutan Orang Kanekes. Nama Kanekes berasal dari sungai Cikanekes yang mengalir di daerah itu.
Ada dua kelompok penduduk di kawasan seluas sekitar 5.102 ha di Kabupaten Lebak itu. Yang terbesar, sekitar 7.000 jiwa. Kelompok ini disebut Urang Panamping (Orang Panamping, sebutan untuk Badui Luar). Mereka tinggal di bagian utara wilayah tadi. Masyarakat ini menempati 28 kampung yang punya delapan anak kampung (babakan). Di bagian selatan, terdapat hunian orang-orang yang menyebut diri mereka sebagai Urang Tangtu (Badui Dalam).
Pada tahun 2000, kelompok yang mendiami tiga buah kampung itu (Cikeusik, Cikartawana dan Cibeo) populasinya mendekati 800 jiwa. Orang Tangtu menyebut saudara-saudara mereka di bagian utara (yang ciri khas ikat kepalanya bercorak batik warna biru tua) dengan Urang Kaluaran (orang yang dikeluarkan). Orang Kaluaran memanggil saudara mereka di bagian selatan sebagai Urang Girang.

Etos kerja orang Badui
Orang Badui atau Urang Rawayan adalah sekelompok komunitas Sunda yang kebudayaannya dianggap kebudayaan minoritas (culture minority), sebab mereka dianggap oleh orang yang tidak tahu sebagai etnis minoritas. Badui bukan etnis minoritas. Masyarakat Badui adalah bagian dari etnis Sunda.
Perubahan administratif suatu geografis tidak serta-merta menyebabkan etnis yang terpisahkan itu menjadi etnis Cina, Batak, Padang, dan lain-lain, sejauh kedua etnis terpisahkan oleh dinding administratif itu tetap terikat oleh filsafat, kesenian, bahasa, dan kepercayaan yang sama. Dan sampai hari ini, orang Badui masih bertutur kata Sunda, berfilsafat Sunda, berkesenian Sunda, dan berkepercayaan Sunda.
Orang Badui adalah salah satu komunitas Sunda yang cerdas memelihara dirinya dari jerat-jerat kebudayaan eksogen yang dihasilkan lewat out breeding kebudayaan luar yang dibawa oleh individu-individu yang miskin kultural. Orang Badui masih mampu memelihara identitas diri (self identity) etnisnya.
Identitas diri atau jati diri adalah cara seseorang memandang, membayangkan, dan mencirikan dirinya. Identitas diri pada umumnya ditampakkan lewat cara seseorang berpakaian. Pakaian orang Badui, sangat khas berciri etnik. Mereka tidak malu berpakaian tidak sebagaimana umumnya masyarakat sekelilingnya. Dan tak seorang pun di antara kita yang memandang rendah.
Kecuali orang Badui, kita termasuk orang-orang yang kehilangan identitas dirinya. Bangsa-bangsa yang cerdas memelihara identitas dirinya di antaranya adalah bangsa India, bangsa Afrika, bangsa Cina, bangsa Melayu, dan bangsa Jepang. Bangsa-bangsa tersebut sekurang-kurangnya tetap memelihara identitas dirinya lewat caranya berpakaian. Dan bangsa Sunda, daripada berpakaian etnisnya, mereka lebih memilih pakaian model bangsa Arab, seperti gamis dan surban. Bisa jadi orang-orang Sunda tersebut membayangkan, memandang, dan mencirikan dirinya sebagai orang Arab dan hal itu absah sangat.
Dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari, masyarakat yang memiliki konsep inti kesederhanaan ini belum pernah mengharapkan bantuan dari luar. Mereka mampu secara mandiri dengan cara bercocok tanam dan berladang (ngahuma), menjual hasil kerajinan tangan khas Badui, seperti Koja dan Jarog (tas yang terbuat dari kulit kayu Teureup); tenunan berupa selendang, baju, celana, ikat kepala, sarung serta golok/parang, juga berburu.
Masyarakat Badui bagaikan sebuah negara yang tatanan hidupnya diatur oleh hukum adat yang sangat kuat. Semua kewenangan yang berlandaskan kebijaksanaan dan keadilan berada di tangan pimpinan tertinggi, yaitu Puun. Puun bertugas sebagai pengendali hukum adat dan tatanan hidup masyarakat yang dalam menjalankan tugasnya itu dibantu juga oleh beberapa tokoh adat lainnya.
Sebagai tanda setia kepada Pemerintahan RI, setiap akhir tahun mereka menggelar upacara Seba kepada ”Bapak Gede” (Panggilan Kepada Bupati Lebak) dan Camat Leuwidamar.
Pemukiman masyarakat Badui berada di daerah perbukitan. Tempat yang paling rendah berada pada ketinggian 800 meter di atas permukaan laut. Sehingga dapat dibayangkan bahwa rimba raya di sekitar pegunungan Kendeng merupakan kawasan yang kaya akan sumber mata air yang masih bebas polusi.
Lokasi yang dijadikan pemukiman pada umumnya berada di lereng gunung, celah bukit serta lembah yang ditumbuhi pohon-pohon besar, yang dekat dengan sumber mata air. (bay)
editing dari sinar harapan

Baduy bukan Suku Asing


Provinsi Banten memiliki masyarakat tradisional yang masih memegang teguh adat tradisi yaitu Suku Baduy yang tinggal di Desa Kanekes Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak. Perkampungan masyarakat Baduy pada umumnya terletak pada daerah aliran sungai Ciujung di Pegunungan Kendeng - Banten Selatan. Letaknya sekitar 172 km sebelah barat ibukota Jakarta; sekitar 65 km sebelah selatan ibukota Provinsi Banten.

Masyarakat Baduy yang menempati areal 5.108 ha (desa terluas di Provinsi Banten) ini mengasingkan diri dari dunia luar dan dengan sengaja menolak (tidak terpengaruh) oleh masyarakat lainnya, dengan cara menjadikan daerahnya sebagai tempat suci (di Penembahan Arca Domas) dan keramat. Namun intensitas komunikasi mereka tidak terbatas, yang terjalin harmonis dengan masyarakat luar, melalui kunjungan.

Dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari, masyarakat yang memiliki konsep inti kesederhanaan ini belum pernah mengharapkan bantuan dari luar. Mereka mampu secara mandiri dengan cara bercocok tanam dan berladang (ngahuma), menjual hasil kerajinan tangan khas Baduy, seperti Koja dan Jarog (tas yang terbuat dari kulit kayu Teureup); tenunan berupa selendang, baju, celana, ikat kepala, sarung serta golok/parang, juga berburu.

Masyarakat Baduy bagaikan sebuah negara yang tatanan hidupnya diatur oleh hukum adat yang sangat kuat. Semua kewenangan yang berlandaskan kebijaksanaan dan keadilan berada di tangan pimpinan tertinggi, yaitu Puun. Puun bertugas sebagai pengendali hukum adat dan tatanan hidup masyarakat yang dalam menjalankan tugasnya itu dibantu juga oleh beberapa tokoh adat lainnya.

Sebagai tanda setia kepada Pemerintahan RI, setiap akhir tahun suku yang berjumlah 7.512 jiwa dan tersebar dalam 67 kampung ini mengadakan upacara Seba kepada “Bapak Gede” (Panggilan Kepada Bupati Lebak) dan Camat Leuwidamar.

Pemukiman masyarakat Baduy berada di daerah perbukitan. Tempat yang paling rendah berada pada ketinggian 800 meter di atas permukaan laut. Sehingga dapat dibayangkan bahwa rimba raya di sekitar pegunungan Kendeng merupakan kawasan yang kaya akan sumber mata air yang masih bebas polusi.

Lokasi yang dijadikan pemukiman pada umumnya berada di lereng gunung, celah bukit serta lembah yang ditumbuhi pohon-pohon besar, yang dekat dengan sumber mata air. Semak belukar yang hijau disekitarnya turut mewarnai keindahan serta kesejukan suasana yang tenang. Keheningan dan kedamaian kehidupan yang bersahaja.

konon orang2 Kanekes mengakui dirinya sebagai turunan Batara Cikal yang merupakan satu dari 7 dewa (batara) yang diutus ke bumi dengan tugas utamanya bertapa tuk menjaga harmoni dunia. Mereka dibagi menjadi 3 kelompok yaitu:
1. Baduy Dalam (tangtu). Mereka merupakan masyarakat anti teknologi dalam arti yang sebenar2nya dengan ciri pakaian putih dan biru tua berikat kepala putih
2. Baduy Luar (panamping). Mereka tinggal di luar wilayah baduy dalam berciri pakaian dan ikat kepala hitam. beberapa masyarakatnya sudah tidak sesaklek masyarakat baduy dalam.
3. Dangka. Mereka tinggal diluar wilayah Kanekes yaitu Padawaras dan Sirah Dayeuh, yang katanya berfungsi sebagai daerah pelindung dari pengaruh dunia luar.